Mengapa ia hadir di saat ku mulai yakin dengan perasaanku kepada AW? Kehadirannya menjadi bumerang yang amat mengganggu. Terutama dengan hubunganku. Aku takut ia hadir dan berbuat batas. Membuatku terlanjut memilih diantara mereka. Jelas sesuatu yang tidak aku inginkan. Aku tak bisa memilih. Atau aku takut, ya tepatnya seperti itu.
TOM dan AW.... Dua hati yang sama-sama ku sayangi, sama-sama menyayangiku (mungkin), dan sama-sama terlibat dalam lingkaran masalah ini.
Bila saja aku mempunyai keberanian lebih, aku akan mendatangi TOM dan berkata semua yang ku rasa. Tentang kekecewaanku terhadap sikapnya yang dingin. Tetap rahasia hubungan kami, tentangnya... Aku ingin mengatakan betapa terlukanya aku saat ia memutuskan hubungan kami dengan sepihak, atau tak karuannya hatiku saat melihatnya namun tak bisa menyapa. Lalu bertanya bagaimana perasaannya terhadapku? Masih adakah rasa ini untukku? Dan jelasnya, aku akan meminta maaf untuk hubunganku dengan AW, bila itu memang menyakiti perasaannya.Lalu..... Aku akan mempertemukan dua pria itu. Jelas aku ingin mereka tetap menjadi dua orang sahabat yang tak berubah sama seperti mereka sebelum mengenalku. Aku tau, meski mereka tak bertengkar, ada sedikit perubahan diantara mereka berdua. TOM menjadi sedikit dingin ke AW. Justru hal ini yang benar-benar ku sesali. Aku takut ada jarak diantara mereka berdua. Mereka tak seharusnya menjadi musuh. Tak akan ku biarkan seperti ini. TAK AKAN!!!!!
Aku mungkin akan memberanikan diriku saja untuk melepaskan keduanya. AW dan TOM, TOM dan AW.... Daripada aku membiarkan mereka dalam kebenciaan.
Maafkan aku yang telah membiarkan permusuhan tumbuh diantara persahabatan manis ini. Maaf aku menjadi seorang wanita yang jahat membiarkan semua ini berlarut-larut. Caraku tak akan berkenan di hati keduanya. Biarkan saja rasaku kepada AW dan TOM hilang :(
Atau.... biarkan aku berani memilih diantaranya...



0 comments:
Posting Komentar