Sabtu, 18 Februari 2012

Nikah Yukkkk!

Posted by nofi.hidayanti at Februari 18, 2012
Apa jadinya bila aku sudah merasa teramat nyaman sangat mencintainya, tak mau kehilangannya, apalagi memikirkan perpisahan? Kata-kata polos ku meluncur begitu saja. "Nikah yuuuukkkkk!!!!!!!!!!" Tolol.. Konyol.. Bodoh sekali aku sampai mengatakan kata-kata seperti itu. AAAAAAAA kenapa fikiranku pendek sekali? Mengapa aku sampai mengajaknya menikah dengan keadaan kami yang masih seperti ini?
Entah tolol terlalu berharap atau bagaimana. Aku jadi merasa beanr-benar K-O-N-Y-O-L! Dan aku tak tau apa yang ku ucapkan itu hanya sekedar bahan bercanda atau serius dari dalam lubuk hati ku -______-

AAAAAAAA :( secara tak langsung pasti kata-kata ku itu membebani kami berdua. Alasanku hanya ingin terus bersama, selamanya. Aku ingin hubungan kami resmi secara agama dan hukum. Aku ingin menjadi yang halal untuk ia kecup. Dan halal untuk ia peluk. Mempunyai keturunan, dan menjadikannya satu-satunya ayah dari semua anak-anakku. Menikmati manisnya kebersamaan. Tak peduli harta, asal bersamanya aku siap. Kita mulai semua dari NOL! Bersama menikmati pahit dan susahnya hidup.

BAAAAAAAAAAAHHHHH!!!!!! Tolol sekali kan pemikiranku? Yang ia katakan mungkin benar! Mau diberi makan  apa kelak aku dan anakku? Ia belum memiliki apapun. Ia pengangguran! Hubungan kami masih seumur jagung! Kami labil! Telalu dini memikirkan tentang hubungan serius apalagi menikah! HAHAHAHAHAHAHA YA! AKU TOLOL!

Sahabatku mengatakan itu pertanda aku sudah benar-benar yakin dengan perasaan ku ke dia dan percaya akan hubungan kami ini. Baginya semua masih tampak wajar. Aku begini juga karena rasa sayang ku yang begitu besar ke AW sampai cuma kata-kata itu yang jadi tembok supaya ia tak lepas dariku. Ada benarnya pendapat sahabatku ini. Tapi...... ada ketakutan yang mendasar. Lebih dari sekedar perasaan takut kehilangan. Aku memang menyayanginya. Bahkan teramat sangat. Mustahil aku bertahun sejauh ini bila aku tak yakin padanya. Aku takut berharap :(

Dan entah mengapa setelah kata-kata itu terlontar, aku sedikit berubah dan banyak berfikir tentang hubungan ini. Susah untuk membohongi perasaan. Ada rasa takut, cemas, dan begitu nyatanya kata-kata ku itu sampai aku berubah dingin seperti ini ke AW. 

Astaga..... Aku harus berusaha mengatur emosiku. Jangan sampai hal sepele menghancurkan kisah yang sudah ku jaga sampai saat ini. Biarlah kata-kata itu menjadi harapan dan doa yang ku gantungkan diatas hubungan kami ini. Allah pasti akan mendengar :)
Dan semoga jawaban terindah dari-Nya adalah yang terbaik untuk semuanya. Sebuah masa dimana aku hidup bahagia bersama AW dengan restu kedua orangtua kami, sahabat, teman, orang sekitar, dan hubungan kami halal secara agama dan hukum, amin :) :)

0 comments:

Posting Komentar

 

Nofi's Blog Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos