Sabtu, 18 Februari 2012

Between Jakarta and Purwokerto :')

Posted by nofi.hidayanti at Februari 18, 2012
Benar-benar perasaan yang aneh. Dimana aku merasa kini hatiku telah terbagi menjadi dua.
Ada sisi hatiku yang mengendap di Jakarta, dan sisi hatiku yang lain singgah di Purwokerto. Kedua sisi ini saling tarik menarik, berusaha menyatukan sisi yang satu agar menetap di kota yang diinginkan..

Semua ini membuatku memangis.
Dimanapun aku berada, ada rasa rindu. Rindu rumah.. Entah itu rumah ku di Jakarta, atau di Purwokerto. Mungkin salah satunya, atau bisa jadi keduanya. Rumit. Aku tak mengerti.
Ketika aku di Jakarta, aku sangat merindukan Purwokerto dan semua nama yang berada didalamnya. Begitu pun sebaliknya. Ketika aku di Purwokerto, aku ingin sekali berlari pulang ke Jakarta.

Jakarta... 17 tahun aku berdiri tegak di kota besar ini. Kedua tanganku telah menggenggam erat potret keluarga, sahabat, dan sejuta kenangan didalamnya.

Aku bahagia ketika membuka mata dan mendengar suara wanita setengah baya itu menyebut namaku berulang kali. Dia mamaku...
Aku tertawa setiap kali mengingat saat berbagi atau berebut sesuatu dengan adikku yang lebih besar badannya itu dariku...
Dan aku tersenyum bangga setiap kali ingat setiap kata dan tingkah bapakku yang tegas namun hangat..

Belum lagi setiap detik mengagumkan yang aku habiskan bersama kedua sahabat superku, Ghita dan Chendy. Mereka mampu membuatku cemberut dan tersenyum dalam waktu yang bersamaan. Kalian bingung? Indahnya persahabatan memang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bersama sahabat, aku berbagi semua hal. Dari A-Z. Aku tertawa. Aku menangis. Aku rindu setiap detik kebersamaan kami.

Dan kenangan manis yang terlanjut terukir dikisah hidupku. Dimana aku menghabiskan masa-masa sekolahku, bersama teman, mantan pacar, mungkin saja musuh, dan tak akan cukup waktuku bila menyebutkan semuanya satu persatu. Semuanya menyenangkan, menyedihkan, mengharukan, memuakkan, ya kurasa ada setiap rasa dibalik kisah-kisah ini.

Dan Purwokerto... Kota yang membuatku belajar tentang makna dari kata 'kedewasaan', cinta dan persahabatan. Mungkin terdengar lucu. Ya silakan tertawa sepuas kalian sekarang juga!

Aku mulai sedikit mengerti apa kewajibanku sebagai seorang wanita. Memang tak selentur wanita pada kodratnya, tetapi setidaknya aku sudah berada dalam jalur menuju arti wanita sejati itu.

Cinta.. 2 kali gagal menjalin hubungan dengan pria tak mematahkan semangatku untuk melanjutkan petualangan mencari pasangan yang lebih baik dan terbaik. Terbukti, aku berhasil menemukannya. Ternyata ia berada di dekatku, bahkan kisah kami sudah terajut semenjak awal. Ya siapa yang tau? Aku menyayanginya. Dan bersyukurlah aku, ia juga menyayangiku. Mungkin saja rasanya melebihi rasa yang ku punya. Masa depan kami pun sudah mulai dirajut dengan cantik. Semoga saja rajutan cantik ini selesai sampai menjadi sesuatu yang bisa ku kenang dan ku ceritakan kepada anak dan cucu kami kelak. Darinya, aku belajar tidak hanya menerima namun juga memberi. Aku pun belajar artinya saling mengerti dan memahami pasangan. Dan jelas, kisah cintaku pun berhubungan dengan arti kedewasaan pada konteks berhubungan dengan sesama manusia.

Lalu persahabatan. Di kota kelas dua ini aku menemukan lima sahabat cantik. Mereka selalu ada, mereka selalu mendengarku, mereka selalu berbagi. Mereka adalah keluarga kecilku disini, dimana aku merasa sendiri jauh dari keuargaku yang sesungguhnya.

Jadi........... Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa kedua rasa ini harus tarik menarik? Jakarta adalah kota kelahiranku. Purwokerto adalah kota kedua ku. Aku menyayangi kedua kota ini, tanpa pengeculian. Seandainya saja jarak tak berada diantara keduanya...............

0 comments:

Posting Komentar

 

Nofi's Blog Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos