Selamat bertambah usia.
Sedikit gugup aku mengungkapkannya.
Ada beberapa hal yang ingin kusampaikan pada tanggal 15 November ketigapuluhtigamu ini.
Tiap hurufnya kuambil dari rasaku padamu yang masih tersisa dalam hati.
Kesatu, kau harus tahu, tulisan ini kubuat tepat sebulan sebelum hari jadimu.
Semata-mata hanya ingin menjadi yang pertama dan terakhir mengucap selamat padamu.
Meski mungkin bukan hadirku yang kau tunggu dan kau rindu.
Kedua, ku ingin kau terus sentosa.
Menikmati hari-hari indah setelah banyak hal yang pernah terjadi padamu, pada kita. Entah itu baik. Dan juga buruk.
Ketiga, walau aku pernah mati-mati untuk meninggalkan atau melupakan, nyatanya kamu tetap yang pertama dan satu-satunya.
Meski begitu, sampai tulisan ini telah usai dirangkai pun masih banyak pertanyaan bagiku.
Terakhir, meski kisah kita tak selalu bahagia, kuharap kenangan manis yang pernah kau torehkan takkan habis terurai.
Segala tutur manismu yang membuatku leleh dan tersenyum tanpa alasan akan selalu menjadi bogeman yang pukulannya tak pernah santai.
Jangan risau pekat rasaku akan terbaca oleh banyak mata.
Biarkan seluruh semesta tahu bahwa kita pernah saling mencinta.
Sekali lagi, selamat bertambah usia.
Titip salam buat keluarga.
Kuharap di masa mendatang kita selalu berjumpa.
— ,
buat 🦖


0 comments:
Posting Komentar