Halooo, entah sudah berapa lama saya tidak post sesuatu di sini. Memang kehidupan saya saat ini sedang tidak stabil, kau tahu semester enam sungguh-sungguh menyakitkan. Di semester ini saya harus gigit jari karena kesulitan untuk pulang. Saya harus menelan ludah setiap kali muncul kemungkinan saya harus membatalkan kepulangan hanya karena ada rapat atau pertemuan di kampus. Terlepas dari itu, di semester enam juga akhirnya seluruh keluarga dan pacar mengunjungi saya di sini. Memang tidak bersamaan, mereka datang bergantian. Dimulai dari adik, pacar, mama, dan terakhir bapak. Ada kebahagiaan tersendiri bisa dikunjungi mereka. Meskipun pada akhirnya saya tetap harus menarik napas panjang dan menahan air mata ketika harus mengantarkan mereka pulang ke stasiun. Berat rasanya, sungguh. Saya harus memasang senyum palsu, meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya akan baik-baik saja selepas mereka pergi. Tapi tak semudah itu. Saya merasakan naik turunnya emosi selepas mereka pulang. Kesendirian itu tidak selalu menyenangkan yang dibayangkan. Belum lagi beberapa tekanan yang hadir ke diri saya, menambah beban di hati ini. Saya ingin marah. Saya ingin menangis. Saya ingin bercerita tentang semua rasa dan gundah yang saya simpan jauh di hati dan fikiran saya, entah sejak kapan. Rasanya setiap detik semakin menyiksa karena saya tidak tahu harus bercerita ke siapa. Bukannya tak percaya, hanya saja ada perasaan tak nyaman ketika menceritakannya kepada oranglain. Perasaan yang mungkin egois untuk saya utarakan.
Pernahkah kalian merasa berada dibawah tekanan tapi tidak tahu harus memohon kepada siapa? Atau merasa kehadiran kalian tidak dianggap dan berpura-pura kalian baik-baik saja? Tersenyum padahal dalam hati kalian ingin menangis dan marah. Perasaan itu setiap harinya datang dan pergi di kehidupan saya akhir-akhir ini. Saya hanya bisa berharap semua ini cepat berakhir, semuanya kembali normal, dan saya bisa pulang melepas semua beban ini. Setidaknya saya harus bersabar sampai akhirnya nanti tiba kepulangan saya. Kuatlah, saya mohon. Tersenyumlah selagi bisa. Allah mendengar semua doamu. Allah tahu bagaimana sakit dan terlukanya hatimu. Jadi, bersabarlah. Allah tidak akan memberikanmu cobaan di luar kemampuanmu. Yakinlah akan hal itu. Yakinlah akan tiba masanya kau juga merasakan kebahagiaan dan ketenangan. Up and Down, Underpressure, hanya ada di masa ini. Yakinlah.


0 comments:
Posting Komentar