Astagfirullah....
Aku semakin di buat bingung dengan tingkah pacarku yang satu ini. Tadi saat jeda kuliah, aku sempat keluar kelas untuk membeli jajanan di kantin. Dan........... dia ada disana. bersama kak UAY. Asli aku bingung harus bagaimana disitu. Aku terlihat sekali salah tingkah dan menjauh. Aku bahkan tak berani menatapnya. Dan menurut teman-temanku, ia melirik terus ke arahku. Namun bukan tatapan marah lagi yang terlihat. Ia seperti ingin berbincang banyak dengan diriku namun tak berani mengingat kondisi kami BACKSTREET!
Jadi ia marah atau tidak? apa emosinya sudah kembali stabil???
Saat aku pulang, di parkiran ada kak AW. Yah, aku tak usah salah tingkah dengan kak AW. Aku hanya masih tak bisa bersikap normal saja. Aku masih dingin. Tak menatapnya atau senyum atau apalah. Dan aku tak melihat bagaimana reaksinya saat aku lewat di depannya. Dan saat aku ingin ke motor............ ada dia!!! TOM!!!! Aku mengambil langkah seribu menjauh dari pandangan matanya dan secepat mungkin menghilang. Dan lagi-lagi temanku berkata bahwa ia melihat ke arahku. Terus.... Secara berkali-kali. OH MY GOD!!!!
Jam dua aku ada kumpul fotografi. Singkat cerita ia datang telat. Aku sempat berfikir tak ingin datang karena tak tau bagaimana bersikap di depannya. Akhirnya aku memilih diam saat itu juga. Tak banyak mengeluarkan kata-kata. Ya sama saja seperti diriku sebelumnya. Tapi kali ini aku lebih banyak menunduk. Dan tak berani menoleh ke arahnya. Apalagi menatap matanya. Aku dingin. Aku cuek. Aku menampilkan sisi ku yang kelam. Entah, ia merasa tak nyaman dengan sikap ku atau bagaimana.
Kau tau perasaanku saat itu? Saat jarak tak begitu jauh dan kami hanya bisa diam???? Aku teramat merindukannya dan itu hampir membuatku gila karena tidak bisa mengatakannya. Aku ingin di tatap olehnya. Di peluk olehnya.... Dan mendengar ia berkata betapa ia menyayangiku. Ya tuhan.... berikan kami sedikit saja waktu untuk berbicara. Untuk saling jujur. Ini tepat minggu kedua kami berpacaran. Tapi mengapa hanya masalah dan masalah yang ada???? Tidakkah ia merindukan diriku? Tidakkah ia memiliki hasrat mengulang kisah manis denganku? Apakah hatinya sudah tertutup salju es? Membeku....


0 comments:
Posting Komentar