Jumat, 04 November 2011

TOM!!!

Posted by nofi.hidayanti at November 04, 2011
YaAllah.... aku rasa ini adalah titik terlemahku. Aku merasa benar-benar sendiri. Mima di Jakarta. Fina dan kak Nia juga pulang ke rumah masing-masing. Aku sendirian. Kak David entah kemana. Dan TOM??? Entah yaAllah apa aku masih bisa mengharapkannya setelah semua kejadian diantara kami?

TOM kecewa dengan diriku saat aku katakan beberapa teman terdekatku mengetahui kedekatanku dengan dirinya. Aku sudah menduga ini akan terjadi. Aku tak marah padanya. Dia berhak melakukan itu padaku. Aku yang salah. Tapi........... dia terlalu egois. Aku rasa ini bukan masalah besar. Kita berdua bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin. Ya.... aku juga lelah terus mengerti dirinya. Aku juga ingin ia mengerti diriku. Namun apa nyatanya? Selalu aku yang berusaha mengerti dirinya. Dan kini aku tertekan dalam perasaan tidak nyaman. Perasaan bersalah. Dan...... Akhirnya aku mengirimi pesan hanya untuk mengetahui apa sebenarnya reaksinya.


Aku mau bilang jujur. Aku sayang kamu. Aku selalu belajar buat ngertiin kamu. Buat ke depannya, semoga kami bisa ngertiin perasaan perempuan. Sedikit aja. Kebanyakan perempuan lebih senang berbagi ke teman ketimbang orangtua meskipun mereka tau teman itu bisa aja nusuk mereka dari belakang. Tapi kenapa mereka tetap ngelakuin itu? Karena menjunjung pertemanan. Dan kamu gak bisa menilai itu salah 100%.
Soal kecewa , aku maklumin. Aku emang salah. Dan lain kamu jangan pernah ngasih harapan ke perempuan kalau kamu gak tau gimana ujungnya. Karena apa? Rasanya sakit. Banget.
Udah.... terimakasih buat semua. Semuanya! Teori, kenangan, rasa khawatir, senang, semua...
Aku sayang kamu!
Semoga kamu dapat yang lebih baik! Tugas lancar! Impian tercapai! Amin! Doaku selalu buat kamu! Dukunganku selalu ada disetiap langkah kamu.

Aku SMS sekitar jam 8 dan setengah jam kemudian aku tinggal tidur karena tak kunjung ada balasan darinya. Sedingin itu kah TOM?

Aku terbangun sekitar jam 3 pagi dan aku langsung mencari handphone ku. Ternyata ada balasan dari TOM.

Aku juga sayang kamu fi


Aku jadi bertanya-tanya. TOM benar-benar bukan tipe cowok yang pandai mengutarakan perasaannya. Kenapa selalu aku duluan yang memancing baru ia mau mengatakan? Ah tidak! Aku tak membalas SMSnya. Namun hingga sore ia tak berusaha mengirimiku pesan. Apa ia tak rindu padaku?
Akhirnya aku beranikan diri mengiriminya SMS.

I really miss you

Dan tidak dibalas. Sungguh.....TOM itu benar-benar membuatku gila. Aku mau menangis! Disaat aku jauh dari kedua orangtua dan sahabat, satu-satunya yang aku harapkan disini adalah DIA! Kenapa ia tak mau mengerti????

0 comments:

Posting Komentar

 

Nofi's Blog Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos