Kamis, 21 Agustus 2014
Only God Knows
Aku yakin tuhan memiliki rencanaNya sendiri tentang semua ini. Ia yang tahu apa dan siapa yang terbaik untukku. Bila dia bukanlah jawaban dari setiap doaku, aku memohon untuk diberi kemahiran mengikhlaskannya. Aku tak memohon Tuhan untuk menghapus semua kenangan manis yang telah aku lalui bersamanya. Aku hanya berharap tak ada luka dan perih yang tertinggal pada diriku ketika menyebut, mendengar, melihat, menyentuh dirinya. Biarkan ingatan tentangnya tetap ada. Setidaknya, suatu hari nanti aku bisa mengenangnya sebagai seorang pria dewasa yang membuatku nyaman. Pria dewasa yang membuat telinga dan hatiku tenang ketika mendengarnnya bersua dan melantunkan ayat-ayat suci alqur'an. Pria yang membuat jantungku berdetak kencang ketika akhirnya ia menyentuh dan mengelus halus kedua tanganku. Pria yang membuatku terus tertawa. Terima kasih Tuhan telah mengenalkanku dengan seseorang yang baik dan menyenangkan. Terima kasih, meskipun mungkin aku berharap lebih padanya. Biarkan aku mengenangnya dan tetap tersenyum pada akhirnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 comments:
Posting Komentar