Cerita ini baruku mulai, ia baru menyentuh paragraf awalnya. Kukira...semuanya hanya perasaan sesaat. Ya, sejujurnya sampai detik ini aku masih mengharapkan ini semua sementara. Pertemanan yang sudah dirangkai sejak awal tak bisa begitu saja diganti hanya karena perasaan ini. Masa-masa saat bersamanya, telah menjadi salah satu masa-masa terhangat. Ada sesuatu dalam dirinya yang membuatku nyaman. Nyaman, iya nyaman. Teramat nyaman. Bahkan aku baru menyadarinya setelah hari itu. Dia baik. Selalu tampil dan bicara apa adanya. Kadang keras kepala, kadang menyebalkan, tapi sungguh tipe penjaga. Yang jelas kurasakan, hariku semakin berwarna ketika dilewati bersamanya. Tak pernah bosan, tak pernah lelah. Mungkin kusuka padanya, mungkinkah sayang?
Tapi ketika rasa ini mulai tercium beberapa kawan, aku merasa tak nyaman. Apakah ini lelucon bagi mereka? Dimana mereka tertawa ketika menceritakan kisah ini. Ha Ha! Dari sudut ini, kuputuskan untuk menutup kisah ini (selamanya). Kisah yang baru menyentuh paragraf awalnya itu. Kuharap kisah amat teramat singkat dan tak berbalas ini abadi diingatanku. Mungkin memang sudah seharusnya rasa nyaman ini tetap berada pada jalurnya. Rasa nyaman sebagai teman. Dan rasa nyaman ini akan abadi, tak akan mengenal batas ruang dan waktu. Tapi...terimakasih untuk senyum yang selalu kau berikan itu. Itu semua sudah cukup:_)


0 comments:
Posting Komentar