Gak ada harapan untuk kita bersama. Terlalu banyak perbedaan. Sekeras apapun aku berusaha untuk memahami dirimu, hasilnya akan selalu nihil. Banyak tanda tanya, banyak yang tidak kumengerti tentang dirimu, I think!
Aku tak pandai membaca sedikitpun perasaanmu padaku. Kapan kamu serius, kapan kamu bercanda, tidak terlihat ada bedanya sekarang.
Kamu benar-benar membuatku bingung. Aku tak tahu harus memilih keputusan yang mana. Terkadang kamu membuatku yakin, ada perasaan lebih yang kau simpan untukku. Tapi dilain waktu kau membuatku sadar bahwa tak ada jalan untukku. Kamu mungkin tak mengharapkan hadirku.
Aku semakin bertanya-tanya, beginikah caramu berteman? Apakah setiap wanita mendapat ucapan selamat pagi darimu? APa hanya aku yang kau jadikan tempat bersandar dan bercerita? Kini aku hampir putus ada.
Aku tak bisa terus-menerus menunggu sampai waktu yang mungkin kau harapkan hadir. Aku hampir menyerah. Haruskah aku berhenti?


0 comments:
Posting Komentar