Ternyata aku belum benar-benar mengikhlaskannya dengan si dia. Ini mungkin menjadi alasan mengapa aku belum bisa menerima kehadiran pria manapun, sebaik apapun, bahkan sesempurna apapun untuk menjalin hubungan lebih dekat dan serius. Aku selalu mencoba untuk kelas, menganggap semuanya baik-baik saja, namun ternyata tak semudah berniat. Rasanya perih melihat mereka bermesraan, mengingat dulu ia pernah melakukan hal yang sama denganku.
Aku juga lelah. Aku juga takut. Perasaan ini benar-benar tak aku inginkan. Aku ingin lepas saja. Tapi masih sulit bagiku. Aku butuh lebih banyak waktu, aku butuh banyak dorongan. Dan aku butuh pengertian.
Terkadang mereka yang tidak tau bagaimana perasaanku hanya menganggapku merusak hubungan orang. Aku dianggap kekanak-kanakkan dan tidak dewasa. Apa bisa menjadi dewasa ketika kamu kehilangan semua akal sehatmu? Ketika yang ada difikiranmu hanya bagaimana cara lepas dari semua ini? AKU LELAH. Benar-benar lelah. Aku mau berhenti. Tolong aku, tolong sedikit mengerti. Tolong jangan menjugde sebelah mata bila kalian tidak tau benar-benar bagaimana semua hal ini. Sakit saja rasanya....


0 comments:
Posting Komentar