Terimakasih yaAllah, kau masih memberikan ku nikmat lelah, sakit, dan 'galau' sampai detik ini. Bagiku semuanya berharga. Semua penting karena menandakan bahwa aku memiliki hati. Akhir-akhir aku mengalami berbagai masalah dan cobaan yang datang bertubi-tubi menerpaku. Jauh dari kedua orangtua dan sahabatku membuatku mengerti apa arti kekuatan dari diri sendiri. Ketika semuanya terasa menyampakkan dirimu, ketika aku jatuh terporosok ke tempat tergelap dan terdalam, ketika tangan-tangan itu jauh dan tak bisa ku gapai, aku belajar bagaimana caranya berdiri tegak dengan kakiku sendiri. Ya aku ralat.... belum berdiri tegak.
Masalah pertama ketika aku putus bisa dibilang sepihak dan tiba-tiba aku mendapati kenyataan dia mendapatkan kekasih baru. Dimana orang tersebut tidak lain orang yang ku kenal, aku anggap kakak, dan pernah menjadi orang kepercayaanku. Rasanya seluruh tubuh ini lumpuh. Benar-benar kejam. Benar-benar...... ah sungguh aku kehabisan kata-kata setiap kali mengingat ini.
Berlanjut dengan kecelakaan kecil yang aku alami. Kejadian naas ini bisa dibilang akibat hubungan mereka. Aku yang terbawa emosi mengenderai motor dengan kecepatan yang.......... bisa kalian bayangkan ditengah hujan aku membawa motor matic, ngebut, lalu tergelincir. Seperti apa kondisi ku saat itu? Memaluikan.
Karena hal konyol ini kaki kiri ku jadi cacat!!!! padahal beberapa hari setelah itu aku harus bertugas di acara MUSASI. Bagaimana bisa mengurus acara dengan kaki seperti ini? Akibatnya, pada hari H kaki ku menjadi makin parah. Ya tuhan... derita ini sungguh-sungguh.....astagfirullah.
Keinginanku ingin pulang pun semakin kuat saja. Akan ku tempuh berbagai cara untuk bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan sahabatku dirumah. Ya SNMPTN salah satunya. Meskipun sudah setahun aku tidak menyentuh soal-soal ini, aku yakin aku bisa!!!! Demi kebersamaan dengan keluarga dan sahabat!
Lelah ku semakin lebar ketika aku berhadapan dengan laptop untuk mengerjakan makalah, tugas ini, tugas itu....
ya ALLAH... kuatkan aku untuk menjalani semua cobaan mu. Bismillah:)


0 comments:
Posting Komentar